Makna Pendidikan Moral Kristiani di SMAK Santo Lukas Olilit Timur dalam Perspektif Ajaran Paus Fransiskus tentang Amoris Laetitia

Authors

  • Yulius Candra Kasiwali SMAK Santo Lukas Olilit Timur

DOI:

https://doi.org/10.38035/jpsn.v4i2.638

Keywords:

Pendidikan Moral Kristiani, SMAK Santo Lukas Olilit Timur, Amoris Laetitia, Paus Fransiskus

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Makna Pendidikan Moral Kristiani di SMAK Santo Lukas Olilit Timur dalam terang ajaran Paus Fransiskus sebagaimana tertuang dalam dokumen Amoris Laetitia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengkaji implementasi dan relevansi nilai-nilai moral Kristiani dalam pembinaan karakter peserta didik. Kajian ini menyoroti bagaimana Pendidikan Moral Kristiani berperan dalam membentuk perilaku siswa yang berdampak langsung pada kehidupan personal, sosial, dan religius di lingkungan sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi antara orang tua dan pendidik memiliki kontribusi signifikan dalam proses pembentukan moral anak. Pendidikan Moral Kristiani tidak hanya berlangsung dalam konteks sekolah, tetapi juga dalam keluarga, media komunikasi, serta kegiatan katekese. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan praksis pastoral pendidikan di SMAK Santo Lukas Olilit Timur agar semakin berakar pada visi dan ajaran Paus Fransiskus dalam Amoris Laetitia, khususnya mengenai pendampingan, pembinaan hati nurani, dan pendidikan dalam kasih.

References

Bevans, Stephen B. (1992). Models of Contextual Theologi: The Struggle for Cultural Relevance. Maryknoll. NY: Orbis Books.

Candra Kasiwali, Yulius. (2016). Catatan Matra Khas SVD. Maumere.

Calarke, V., dan Braun, V. (2021). Thematic analysis: A pratical guide. London: SAGE Publictions Ltd.

Go, Piet. (2007). Teologi Moral Dasar. Malang: Dioma.

Heinz Peschke, Karl. (2003). Etika Kristiani Jilid IV Kewajiban Moral Dalam Hidup Sosial. Maumere: Ledalero.

Jadera, Paskalina. Ketua OSIS SMAK St. Lukas Olilit Timur. Wawancara, 20 Februari 2026 di Olilit Timur.

Kapitularis Kapitel Jenderal XV. (2001). Kostitusi dan Direktorium Serikat Sabda Allah. Ende-Flores: Arnoldus.

Ko’a, Andreas. Rektor Biara SVD St. Arnoldus Janssen Olilit Timur. Wawancara, 3 Maret 2026 di Olilit Timur.

Moleong, L. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Purwa Hadiwardoyo, Al. (2015). Intisari Ajaran Paus Fransiskus: Laudato Si’ dan Amoris Laetitia. Yogyakarta: Kanisius.

Sebo, Ferdinandus. (2016). Teologi Moral (Ms). Maumere: STFK Ledalero.

Sebo, Ferdinandus, Yosef Uskono, Yulius Candra Kasiwali. (2025). Totalitas Pelayanan Pastoral dan Spiritualitas Kenabiana dalam Konteks Paroki Boganatar Telaah Biblis atas Yohanes 6:1-15. Jurnal Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian, 10 (2).

Serafim Edor, Oktavianus. Kepala Sekolah SMAK St. Lukas Olilit Timur. Wawancara, 3 Maret 2026 di Olilit Timur.

Tim Penyusun Ditjen Bimas Katolik. (2020). Aku Percaya Doktrin Gereja Katolik untuk Sekolah Menengah Agama Katolik Kelas XII. Yogyakarta: Kanisius.

Published

2026-06-12

How to Cite

Yulius Candra Kasiwali. (2026). Makna Pendidikan Moral Kristiani di SMAK Santo Lukas Olilit Timur dalam Perspektif Ajaran Paus Fransiskus tentang Amoris Laetitia. Jurnal Pendidikan Siber Nusantara, 4(2), 202–214. https://doi.org/10.38035/jpsn.v4i2.638