Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di Sekolah Menengah Pertama

Authors

  • Mursalam Mursalam Universitas Negeri Yogyakarta
  • Lia Yuliana Universitas Negeri Yogyakarta
  • Pujaningsih Pujaningsih Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.38035/jpsn.v4i3.771

Keywords:

Pendidikan Inklusif, Peserta Didik Berkebutuhan Khusus, Pembelajaran Inklusif, Pembelajaran Berdiferensiasi, Evaluasi Pembelajaran

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta hambatan pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus di SMP Negeri 4 Bengalon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif kualitatif. Partisipan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru Bimbingan Konseling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran diawali dengan asesmen dan identifikasi kebutuhan peserta didik sebagai dasar dalam penyesuaian tujuan pembelajaran, materi ajar, strategi pembelajaran, media pembelajaran, dan metode asesmen. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dalam kelas inklusif melalui penggunaan berbagai metode pembelajaran, media visual, modifikasi tugas, serta pemberian dukungan individual yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Evaluasi pembelajaran dilaksanakan secara fleksibel dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang disesuaikan dengan kemampuan dan karakteristik peserta didik serta memperhatikan aspek capaian akademik, perkembangan sosial, kemampuan komunikasi, partisipasi, dan kemandirian. Penelitian ini juga menemukan bahwa pelaksanaan pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus masih menghadapi beberapa hambatan, yaitu belum tersedianya Guru Pendamping Khusus (GPK), keterbatasan kompetensi guru dalam pendidikan inklusif, keterbatasan media pembelajaran adaptif, serta keterbatasan waktu dalam memberikan layanan pembelajaran dan evaluasi secara individual. Meskipun demikian, praktik pembelajaran telah menunjukkan upaya penerapan prinsip-prinsip pendidikan inklusif melalui penyediaan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan layanan pendidikan inklusif melalui penyusunan Program Pembelajaran Individual (PPI), peningkatan kompetensi guru, penyediaan media pembelajaran adaptif, serta penguatan sistem pendampingan dan evaluasi pembelajaran.

References

Efendi, M. (2006). Pengantar psikopedagogik anak berkelainan. Jakarta: Bumi Aksara.

Hallahan, D. P., Kauffman, J. M., & Pullen, P. C. (2014). Exceptional learners: An introduction to special education (12th ed.). Boston: Pearson.

Mumpuniarti. (2007). Pendekatan pembelajaran bagi anak hambatan mental. Yogyakarta: Kanwa Publisher.

Piaget, J. (1970). Science of education and the psychology of the child. New York: Viking.

Smith, D. D. (2006). Introduction to special education: Making a difference (6th ed.). Boston: Allyn dan Bacon.

Arditi, A., dan Rosenthal, B. (2016). Developing an accessible information environment for people with visual impairments. Journal of Visual Impairment & Blindness.

Edyburn, D. L. (2013). Inclusive technologies: Tools for helping diverse learners achieve academic success. Boston, MA: Pearson.

Friend, M., & Bursuck, W. D. (2018). Including students with special needs: A practical guide for classroom teachers (8th ed.). Boston, MA: Pearson.

Griffin-Shirley, N., & Nes, K. (2017). Orientation and mobility instruction for students with visual impairments. International Journal of Orientation & Mobility.

Hallahan, D. P., Kauffman, J. M., & Pullen, P. C. (2015). Exceptional learners: An introduction to special education (13th ed.). Boston, MA: Pearson.

Kef, S., & Dekovic, M. (2004). The role of parental and peer support in adolescents with visual impairments. Journal of Developmental and Physical Disabilities.

Kelly, S. M., & Smith, D. W. (2011). The impact of assistive technology on the educational performance of students with visual impairments. Journal of Visual Impairment & Blindness.

Smith, D. D. (2012). Introduction to special education: Making a difference (7th ed.). Boston, MA: Pearson.

UNESCO. (2017). A guide for ensuring inclusion and equity in education. Paris: UNESCO.

CAST. (2018). Universal Design for Learning guidelines version 2.2. Wakefield, MA: Author.

Emmers, E., Baeyens, D., & Petry, K. (2020). Attitudes and self-efficacy of teachers towards inclusion in higher education. European Journal of Special NeedsEducation.

Hallahan, D. P., Kauffman, J. M., & Pullen, P. C. (2015). Exceptional learners: An introduction to special education (13th ed.). Boston: Pearson.

Loreman, T., Deppeler, J., & Harvey, D. (2011). Inclusive education: Supporting diversity in the classroom. London: Routledge.

Salvia, J., Ysseldyke, J., & Witmer, S. (2017). Assessment in special and inclusive education (13th ed.). Boston: Cengage Learning.

Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms (2nd ed.). Alexandria, VA: ASCD.

Florian, L., & Black‐Hawkins, K. (2011). Exploring inclusive pedagogy. British Educational Research Journal.

Friend, M., & Bursuck, W. D. (2015). Including students with special needs: A practical guide for classroom teachers (7th ed.). Pearson.

Friend, M., & Cook, L. (2013). Interactions: Collaboration skills for school professionals (7th ed.). Pearson.

Hallahan, D. P., Kauffman, J. M., & Pullen, P. C. (2015). Exceptional learners: An introduction to special education (13th ed.). Pearson.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2009). Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif.

Mulyasa. (2018). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Remaja Rosdakarya.

Slavin, R. E. (2015). Educational psychology: Theory and practice (11th ed.). Pearson.

Tomlinson, C. A. (2014). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners (2nd ed.). ASCD.

UNESCO. (2017). A guide for ensuring inclusion and equity in education. UNESCO

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed.). Washington, DC: Author.

Friend, M., & Bursuck, W. D. (2019). Including students with special needs: A practical guide for classroom teachers (8th ed.). Boston: Pearson.

Hallahan, D. P., Kauffman, J. M., & Pullen, P. C. (2019). Exceptional learners: An introduction to special education (14th ed.). Boston: Pearson.

Heward, W. L. (2018). Exceptional children: An introduction to special education (11th ed.). Boston: Pearson.

Friend, M., & Bursuck, W. D. (2019). Including students with special needs: A practical guide for classroom teachers (8th ed.). Boston: Pearson.

Hallahan, D. P., Kauffman, J. M., & Pullen, P. C. (2019). Exceptional learners: An introduction to special education (14th ed.). Boston: Pearson.

Heward, W. L. (2018). Exceptional children: An introduction to special education (11th ed.). Boston: Pearson.

Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms (2nd ed.). Alexandria, VA: ASCD.

Susanto, V. B., & Sukinah, S. (2025). Teachers’ perspectives on inclusive education practices in East Kutai Regency. Indonesian Journal of Innovation Studies.

Ishartiwi., Handoyo, R. R., & Prabawati, W. (2023). Individualized learning untuk siswa dengan disabilitas intelektual. Jurnal Pendidikan Khusus.

Lia Yuliana. (2020). Manajemen pendidikan inklusif di sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan.

Pujaningsih. (2019). Implementasi pendidikan inklusif di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Khusus.

Hermanto. (2018). Strategi pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Luar Biasa.

Sumarno. (2021). Evaluasi pembelajaran dalam pendidikan inklusif. Jurnal Evaluasi Pendidikan.

Published

2026-08-19

How to Cite

Mursalam, M., Yuliana, L., & Pujaningsih, P. (2026). Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di Sekolah Menengah Pertama . Jurnal Pendidikan Siber Nusantara, 4(3), 559–576. https://doi.org/10.38035/jpsn.v4i3.771