Analisis Manajemen Risiko Kredit Menggunakan Matriks IFE Dan EFE: Studi Kasus Strategi Bersaing Pada Perusahaan Agritech PT XYZ

Authors

  • Rani Mutiarawati Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia
  • Hapzi Ali Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jkmt.v4i1.634

Keywords:

manajemen risiko kredit, agritech, credit scoring, matriks IFE, matriks EFE

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen risiko kredit melalui penerapan sistem credit scoring internal pada PT XYZ, sebuah perusahaan agritech, dengan menggunakan matriks IFE dan EFE untuk merumuskan strategi bersaing dalam mitigasi risiko pendanaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada PT XYZ. Data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka, analisis dokumen, dan observasi terhadap implementasi credit scoring perusahaan. Matriks IFE dan EFE disusun dengan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal kunci, pemberian bobot, serta peringkat respons perusahaan. Matriks IFE memperoleh skor 2,63, yang mengindikasikan posisi internal PT XYZ dalam manajemen risiko kredit sedikit di atas rata-rata namun belum kuat. Kekuatan utama adalah sistem credit scoring internal (0,72), sementara kelemahan utama meliputi keterbatasan integrasi data pertanahan (0,15) dan ketergantungan pada mitra pendanaan (0,30). Matriks EFE memperoleh skor 2,54, dengan program swasembada pangan pemerintah sebagai peluang utama (0,60) dan keterbatasan infrastruktur digital sebagai ancaman utama (0,18). Penelitian ini terbatas pada studi kasus tunggal PT XYZ dan mungkin tidak sepenuhnya dapat digeneralisasi ke seluruh perusahaan agritech. Temuan ini memberikan rekomendasi strategis untuk memperkuat mitigasi risiko kredit, diversifikasi sumber pendanaan, peningkatan akurasi credit scoring, dan investasi pada infrastruktur digital offline-first. Penelitian ini berkontribusi pada literatur yang terbatas tentang implementasi credit scoring di perusahaan agritech Indonesia.

References

Ali, H. (2023). Strategic management in digital era: Integrating technology and risk mitigation. Journal of Strategic Management, 14(2), 112-128.

Ali, H., & Giningroem, D. S. W. P. (2022). Asymmetric information and credit risk in agricultural finance: A case study of Indonesian agritech. Indonesian Journal of Finance and Banking, 10(1), 45-62.

Eprianto, I. (2023). Credit risk modeling for microfinance institutions: A machine learning approach. Journal of Risk Management, 8(2), 89-104.

Giningroem, D. S. W. P. (2022). Capital structure and credit access for smallholder farmers in Indonesia. Asian Journal of Entrepreneurship, 5(3), 201-218.

Giningroem, D. S. W. P., Farida, N., & Soesanto, H. (2023). Behavioral intention using online food delivery service: Information technology continuance approach. International Journal of Business and Society, 24(3), 1186–1196.

Kamal, F., Winarso, W., & Yoganingsih, T. (2021). Pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap produktivitas kerja pada PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Manajemen, 17(1). https://doi.org/10.31599/jiam.v17i1.552

Kamal, W. F., Ridwan, & Andrian. (2024). The influence of facility provision, product diversity and product quality on the decision to purchase fruit products at the Cibitung Main Market. Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS), 3(1), 499-532.

Khasanah, F. N., Untari, D. T., Susanto, I., & Nurmanto, D. (2023). Budidaya sayur melalui kegiatan pendampingan sebagai upaya mewujudkan program ketahanan pangan. Jurnal Abdi Masyarakat (Jabdimas), 1(2), 65-74.

Ntulo, E., & Hepelwa, A. S. (2025). The role of traditional farm risk management strategies on reducing credit risk in Tanzania agricultural lending. Applied Studies in Agribusiness and Commerce, 19(2). https://doi.org/10.19041/APSTRACT/2025/2/9

Primawanti, E. P., & Ali, H. (2022). Pengaruh teknologi informasi, sistem informasi berbasis web dan knowledge management terhadap kinerja karyawan (Literature review executive support sistem for business). Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 3(3), 267-285.

Ridwan. (2024). Decision support system for agribusiness credit scoring: An offline-first mobile approach. Journal of Information Systems and Computing, 9(1), 33-48.

Ridwan, M., Mulyani, S. R., & Ali, H. (2020). Improving employee performance through perceived organizational support, organizational commitment and organizational citizenship behavior. Systematic Reviews in Pharmacy, 11(12).

Samosir, F. Z., & Widiyawati, S. (2025). Pengembangan strategi alternatif menggunakan evaluasi posisi strategis dan tindakan (SPACE) dalam upaya meningkatkan kompetitivitas produk spring bed. Jurnal Riset Manajemen dan Ilmu Ekonomi, 5(2). https://jrsmi.ub.ac.id/index.php/jrsmi/article/view/260

Susilo, A. B. P., Praptono, B., & Idawicaksakti, M. D. (2025). Strategi pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) "Teddy Jaya" di Kabupaten Sragen menggunakan metode quantitative strategic planning matrix (QSPM). Open Library Publications of Telkom University. https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/engineering/article/view/27603

Untari, D. T., Satria, B., Perdhana, T. S., Khasanah, F. N., Sukreni, T., & Prasojo, P. (2024). Edukasi unsur strategi pemasaran dalam pengembangan usaha sayur hidroponik. Jurnal Abdi Masyarakat (Jabdimas), 2(2), 85-94.

Winarso, W. (2021). Credit risk management framework for agricultural sector: A four-pillar approach. Indonesian Journal of Management Review, 12(3), 156-172.

David, F. R., David, F. R., & David, M. E. (2020). Strategic management: A competitive advantage approach, concepts and cases (17th ed.). Pearson Education.

Wheelen, T. L., & Hunger, J. D. (2018). Strategic management and business policy: Globalization, innovation and sustainability (15th ed.). Pearson Education.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Census of agriculture 2023: Smallholder farmers profile. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

CNBC Indonesia. (2024). Bos fintech ungkap alasan TaniFund ambruk kasih kredit ke petani. Diakses dari www.cnbcindonesia.com

Kontan.co.id. (2024). AFPI menilai pencabutan izin usaha TaniFund tak pengaruhi bisnis agritech. Diakses dari www.kontan.co.id

Published

2026-06-16