Manajemen Global dalam Pendidikan: Networking, Webworking, dan Keunggulan Bersaing di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0
DOI:
https://doi.org/10.38035/jpsn.v4i1.571Keywords:
Global Education Management, Cross-Cultural Management, Networking, Webworking, Competitive AdvantageAbstract
Penelitian ini mengkaji manajemen pendidikan global dalam konteks kolaborasi lintas budaya dan negara, dengan fokus pada networking, webworking, dan keunggulan bersaing di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk menganalisis bagaimana institusi pendidikan dapat memanfaatkan teknologi digital dan manajemen lintas budaya untuk mencapai daya saing global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi networking dan webworking yang efektif, dikombinasikan dengan manajemen lintas budaya yang tepat, memungkinkan institusi pendidikan membangun kolaborasi internasional yang produktif. Faktor-faktor kunci keberhasilan meliputi kesadaran budaya, strategi komunikasi adaptif, pemanfaatan platform digital, dan pengembangan strategi kompetitif berbasis inovasi pendidikan dan kemitraan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa kerangka holistik manajemen pendidikan global yang mengintegrasikan teknologi, keberagaman budaya, dan strategi kompetitif untuk menciptakan sistem pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi masa depan.
References
Alimuddin, A., Juntak, J. N. S., Jusnita, R. A. E., Murniawaty, I., & Wono, H. Y. (2023). Teknologi dalam pendidikan: Membantu siswa beradaptasi dengan revolusi industri 4.0. Journal on Education, 5(4), 11777–11790.
Asnawati, A., Kanedi, I., Utami, F. H., Mirna, M., & Asmar, S. (2023). Pemanfaatan literasi digital di dunia pendidikan era 5.0. Jurnal Dehasen Untuk Negeri, 2(1), 67–72.
Fricticarani, dkk. (2023). Strategi pendidikan untuk sukses di era teknologi 5.0. Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Teknologi Informasi (JIPTI), 4(1), 56–68.
Kahar, M. I., Cika, H., Afni, N., & Wahyuningsih, N. E. (2021). Pendidikan era revolusi industri 4.0 menuju era society 5.0 di masa pandemi Covid-19. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 2(1), 58–78.
Muhammad Ali Sibram. (2014). Kepemimpinan pendidikan perspektif lintas budaya. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan Islam Multikultural, 2(1), 52–67.
Nastiti, F. E., & Ni'mal'Abdu, A. R. (2020). Kesiapan pendidikan Indonesia menghadapi era society 5.0. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 5(1), 61–66.
Puspa, C. I. S., Rahayu, D. N. O., & Parhan, M. (2023). Transformasi pendidikan abad 21 dalam merealisasikan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia emas 2045. Jurnal Basicedu, 7(5), 3309–3321.
Putriani, J. D., & Hudaidah, H. (2021). Penerapan pendidikan Indonesia di era revolusi industri 4.0. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(3), 830–838.
Raba, H. (2023). Peran manajemen komunikasi lintas budaya dalam kaitan dengan multkulturalisme di lingkungan perusahaan. Jurnal Manajemen & Bisnis, 13(1).
Ramli, A., Putri, R., Trimadona, E., Abadi, A., Ramadani, Y., Saputra, A. M. A., Pirmani, P., Nurhasanah, N., Nirwana, I., & Mahmudah, K. (2023). Landasan pendidikan: Teori dan konsep dasar landasan pendidikan era industri 4.0 dan society 5.0 di Indonesia. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Redman, L., & Redman, L. (2018). Culture of webworking: Knowing with an endless catalogue of resources. In Knowing with new media: A multimodal approach for learning (pp. 91–115).
Subandowo, M. (2022). Teknologi pendidikan di era society 5.0. Jurnal Sagacious, 9(1).
Suryanto, S. (2001). Manajemen lintas budaya. The Winners, 2(2), 137–150.
Teknowijoyo, F., & Marpelina, L. (2022). Relevansi industri 4.0 dan society 5.0 terhadap pendidikan di Indonesia. Educatio, 16(2), 173–184.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Idham Khalid, Kasful Anwar, Abdul Halim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JPSN berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JPSN.


















