Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Z dalam Prespektif Filsafat Eksistensial
DOI:
https://doi.org/10.38035/jpsn.v4i2.657Keywords:
FOMO, Generasi Z, Media Sosial, Filsafat Eksistensial, Autentisitas DiriAbstract
Abstrak: Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah membawa perubahan besar terhadap pola interaksi sosial Generasi Z. Tingginya intensitas penggunaan media sosial memunculkan fenomena Fear of Missing Out (FOMO), yaitu rasa takut tertinggal informasi, pengalaman, maupun aktivitas sosial yang dianggap penting oleh lingkungan digital. Fenomena tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis individu, tetapi juga berkaitan dengan persoalan eksistensi dan pencarian makna diri manusia modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena FOMO pada Generasi Z, mengkaji FOMO melalui perspektif filsafat eksistensial, serta memahami eksistensi dan autentisitas diri Generasi Z di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui studi literatur dan observasi terhadap fenomena penggunaan media sosial pada Generasi Z. Analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif dengan mengaitkan fenomena FOMO pada konsep filsafat eksistensial seperti kebebasan, kecemasan eksistensial, autentisitas diri, dan pencarian makna hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah menjadi ruang pembentukan identitas dan validasi sosial bagi Generasi Z. FOMO muncul akibat dorongan untuk memperoleh pengakuan sosial dan ketakutan tertinggal dari lingkungan digital, sehingga memunculkan kecemasan eksistensial, perilaku perbandingan sosial, serta kecenderungan membangun citra diri yang tidak autentik. Dengan demikian FOMO merupakan bagian dari krisis eksistensial manusia modern di era digital yang dapat dihadapi melalui kesadaran diri dan refleksi eksistensial.
References
Awang, H. D. R., & Malelak, D. P. (2024). Filsafat Eksistensialisme Dalam Pandangan Soren Aabye Kierkegaard Terhadap Spiritualitas Pada Remaja Akhir Generasi Z. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik, 2(2), 311–323. https://doi.org/10.61132/jbpakk.v2i2.390
Chakrabarti, D. (2024). A Study on How Social Media FOMO (Fear of Missing Out) Impacts the Gen Z Audience. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.4964157
Fitria, N., Al Hadromi, F., & Ekmarinda, E. Y. (2023). FOMO and Its Effect on Gen Z Performance (pp. 142–146). https://doi.org/10.2991/978-94-6463-346-7_27
Herawati, I., Rizal, I., & Amita, N. (2022). The Impact of Social Media on Fear of Missing Out Among Z Generation: A Systematic Literature Review. Journal of Islamic and Contemporary Psychology (JICOP), 2(2), 92–98. https://doi.org/10.25299/jicop.v2i2.11179
Herlina, U., & Hidayat, A. (2019). Pendekatan Eksistensial dalam Praktik Bimbingan dan Konseling. Indonesian Journal of Educational Counseling, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.30653/001.201931.80
Nurjanah, S., & Mesra, R. (2025). Manifestasi FoMO dalam Pola Interaksi dan Konsumsi Digital di Kalangan Siswi: Studi Fenomenologi Pada Siswi Sekolah Islam Plus Tahfihz IBNU UMAR Ciputat. Jurnal Masyarakat Digital, 1(2), 62–76. https://doi.org/10.64924/arvp7b19
Nurul, K., Puja, L., Siti, A., & Rizanna, R. (2025). MEDIA SOSIAL DAN GENERASI Z: ANTARA KESADARAN SOSIAL DAN FENOMENA FOMO. Journal of Governance and Public Administration, 2(3), 645–657. https://doi.org/10.70248/jogapa.v2i3.2201
Santoso, A. S. A., I Wayan Radityakara Wirasena Yassa, Dyah Arista Putri, & Nur Aulia Ahya Ningsih. (2025). The Impact of Fear of Missing Out on Self-Confidence Among Generation Z in the Social Media Era. Jurnal Biologi Tropis, 25(4), 5659–5767. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i4.10134
Saputra, E. E. (2025). Relevansi Filsafat Eksistensialisme dalam Kehidupan Modern. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(3), 118–129. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i3.61
Saputra, R., Ritonga, M., & Arrasyid. (2024). SOREN KIERKEGAARD’S EXISTENTIALISM: A STUDY ON HOW TO ENJOY LIFE DURING THE POST-TRUTH ERA. Al-A’raf : Jurnal Pemikiran Islam Dan Filsafat, 21(1), 131–156. https://doi.org/10.22515/ajpif.v21i1.8819
Sihombing, E. S. (2026). Otentisitas Diri dalam Media Sosial: Refleksi Bersama Martin Heidegger: Self-Authenticity in Social Media: Reflections with Martin Heidegger. Jurnal Filsafat Indonesia, 9(1), 101–115.
Tjaya, T. H. (2022). Kierkegaard dan Pergulatan Menjadi Diri Sendiri. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Utami, F. P. (2023). PERAN MINDFULNESS UNTUK MENGATASI FEAR oF MISSING OUT (FoMO) MEDIA SOSIAL REMAJA GENERASI Z : TINJAUAN LITERATUR. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Borneo, 4(2). https://doi.org/10.35334/jbkb.v4i2.3261
Wardani Putri, T. A., & Budi Hapsari, M. T. (2024). Hubungan self acceptance dan Fear Of Missing Out (Fomo) Mahasiswa Generasi Z Pengguna Aplikasi Tiktok. Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 7(1), 59–73. https://doi.org/10.56013/jcbkp.v7i1.2624
Wijanarko, R. (2024). Mengkonstruksi Makna Hidup. Seri Filsafat Teologi, 34(33), 1–15. https://doi.org/10.35312/serifilsafat.v34i33.249
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Rahmawati Rahayuningsih, Sudrajat, Satriyo Wibowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JPSN berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JPSN.



















