Analisis Struktur Biaya Input Pupuk pada Budidaya Kakao di Lahan Pascatambang PT PKN Berbasis Model Pengolahan Data Terapan

Authors

  • David Kuleh Program Komputerisasi Akuntansi, Fakultas Ekonomi Bisnis, Politeknik Piksi Ganesha, Bandung, Indonesia
  • Siti Rosmayati Program Komputerisasi Akuntansi, Fakultas Ekonomi Bisnis, Politeknik Piksi Ganesha, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jhesm.v4i2.848

Keywords:

Cost Structure, Cocoa Cultivation, Post-Mining Land, Fertilizer Input, Spreadsheet.

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur, komposisi, dan distribusi bulanan biaya input pupuk pada budidaya kakao di lahan pascatambang PT PKN, Desa Kelubir, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan selama Januari hingga Desember 2025. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan model pengolahan data terapan berbasis spreadsheet sebagai alat bantu untuk mendigitalkan proses pencatatan, rekapitulasi, dan penyajian informasi biaya secara sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus menggunakan data historis periode Januari hingga Desember 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa total biaya input pupuk mencapai Rp79.148.103,90, yang menyerap 71,35 persen dari total pengeluaran sarana produksi. Struktur biaya didominasi oleh kelompok pembenah tanah dan bahan organik sebesar 53,17 persen, yang mengindikasikan tingginya kebutuhan perbaikan media tumbuh pada lahan pascatambang. Terdapat lima komponen pengeluaran utama yang menyerap 86,62 persen anggaran pupuk, yaitu Jangkos (32,92%), NPK Mutiara (17,51%), Urea (15,28%), Kompos (12,47%), dan KCL (8,44%). Penerapan model spreadsheet terbukti mempermudah evaluasi distribusi biaya secara otomatis, namun kualitas keluarannya sangat bergantung pada validitas basis data awal. Pihak manajemen direkomendasikan untuk memfokuskan strategi pengendalian biaya pada kelima input utama tersebut dan mengintegrasikan pencatatan biaya dengan data produksi agar analisis kelayakan ekonomi usahatani dapat dilakukan di masa mendatang

References

Aras, I., Amrullah, A., & Viantika S, N. M. (2025). Analisis Pengaruh Alokasi Penggunaan Input, Efisiensi dan Inefisiensi Terhadap Produksi Usahatani Kakao. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 21(1), 33–48. https://doi.org/10.20956/jsep.v21i1.43727

Ferdian, I., Faizal, M., & Hasanudin, H. (2024). Potensi fly ash dan bottom ash sebagai sumber alternatif Top soil di lahan reklamasi pasca tambang batubara. Jurnal Penelitian Sains, 26(1), 30–39.

Firdaus, A., Fattah, A., & Sahlan. (2023). ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETANI DALAM ALIH FUNGSI LAHAN USAHATANI KAKAO MENJADI USAHATANI KARET. Jurnal Sains Agribisnis, 3(1), 1–14.

Harahap, S. H. (2025). PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENGELOLAAN KEUANGAN PADA UKM. JURNAL AKMAMI (Akuntansi, Manajemen, Ekonomi), 6(1), 6–13.

Hopid, Rahman, S. A., Jasuli, D., & Santosa, R. (2026). Analisis Struktur Biaya dan Efisiensi Ekonomi Usaha Tani Tembakau: Studi Kasus Kelompok Tani Batu Daun di Desa Batuan, Kabupaten Sumenep. Botani: Publikasi Ilmu Tanaman Dan Agribisnis, 3(2), 1–10. https://doi.org/10.62951/botani.v3i2.557

Isnaini, A. A., Sudarko, Rokhani, & Saifuddin. (2025). Analisis Efisiensi Teknis dan Efisiensi Ekonomis Usahatani Kentang di Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 11(1), 1162–1172.

Kamarullah, S., Najamuddin, N., Rauf, I., Sabaruddin, S., Sultan, M. A., Zamzam, Z., & Gaus, A. (2025). Evaluasi Kinerja Reklamasi Lahan Bekas Tambang Nikel PT. Trimegah Bangun Persada di Pulau Obi, Maluku Utara. Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(1), 1–9. https://doi.org/10.14710/jil.23.1.1-9

Nainggolan, S., Marpaung, I., Hutasoit, H., Zega, N., & Siallagan, H. (2024). Analisis Perilaku Biaya Terhadap Biaya Tetap dan Biaya Variabel. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(5), 2415–2424.

Ndolu, R. A., Banunaek, F. S., Taopan, H. V. R., Selatan, K., Lahan, R., Lingkungan, K., & Kalimantan, S. (2025). Penambangan batubara berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional, namun berdampak negatif terhadap. 11(9).

Nursanti, I., & Supriyanto, R. (2023). Karakteristik Tanah Ultisol Pasca Pemberian Pupuk Kascing dan Pertumbuhan Bibit Kakao. JURNAL AGRI-TEK : Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Eksakta, 24(2), 14–17. https://doi.org/10.33319/agtek.v24i2.150

Prasetyo, W. A., Saidy, A. R., Kissinger, K., & Fithria, A. (2023). Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Reklamasi Di Lahan Pascatambang Batubara. EnviroScienteae, 19(2), 48. https://doi.org/10.20527/es.v19i2.16199

Rahimah, Amir, E., & Purwaningtyas, D. A. (2025). Transformasi Digital Dashboard Spreadsheet Pelaporan Harian dan Bulanan dalam Kemudahan Operasional. TIN: Terapan Informatika Nusantara, 6(2), 172–180. https://doi.org/10.47065/tin.v6i2.8086

Published

2026-05-20