Upaya Preventif Satpol PP dalam Menekan Pelanggaran Peraturan Daerah yang Berpotensi Tindak Pidana di Kota Batam

Authors

  • Yamamoni Telaumbanua Universitas Riau Kepulauan
  • Dwi Afni Maileni Universitas Riau Kepulauan
  • Rizki Tri Anugrah Bhakti Universitas Riau Kepulauan
  • Rabu Rabu Universitas Riau Kepulauan

DOI:

https://doi.org/10.38035/jpsn.v4i3.793

Keywords:

Satpol PP, Upaya Preventif, Penegakan Peraturan Daerah, Ketertiban Umum, Hukum Administrasi Negara

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya preventif Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menekan pelanggaran Peraturan Daerah yang berpotensi berkembang menjadi tindak pidana, dengan menelaah bentuk tindakan pencegahan, strategi pelaksanaan, pola koordinasi lintas lembaga dan kendala implementasi. Penelitian menggunakan metode hukum normatif-empiris dengan desain kualitatif deskriptif-analitis. Data normatif diperoleh melalui penelaahan peraturan perundang-undangan, dokumen kebijakan dan bahan hukum yang relevan, sedangkan data empiris melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipatif dan studi dokumen lapangan di Satpol PP Kota Batam. Informan penelitian berjumlah 12 orang yang terdiri atas unsur pimpinan, pejabat struktural, PPNS, personel lapangan, aparat wilayah, unsur kepolisian dan masyarakat. Hasil penelitian upaya preventif Satpol PP Kota Batam dilaksanakan melalui patroli rutin, pembinaan lapangan, teguran administratif, pemantauan lokasi rawan, tindak lanjut atas aduan masyarakat dan koordinasi antarlembaga. Langkah-langkah tersebut berfungsi sebagai mekanisme intervensi dini untuk menahan pelanggaran administratif agar tidak berkembang menjadi gangguan ketertiban yang lebih serius. Namun, efektivitasnya masih dibatasi oleh keterbatasan personel, tingginya mobilitas pelanggaran, belum seragamnya tindak lanjut lintas lembaga dan belum meratanya kesadaran hukum masyarakat. Penelitian ini menegaskan penguatan fungsi preventif Satpol PP memerlukan kapasitas kelembagaan yang lebih memadai, koordinasi yang konsisten dan dokumentasi administratif yang tertata.

References

Ali, M. M., & Murphy, K. (2024). Fuelling contempt for police: explaining why procedural injustice and police ineffectiveness damage Muslims’ trust in police. Policing and Society, 34(7), 705–721. https://doi.org/10.1080/10439463.2024.2328160

Barber, M., & Tankebe, J. (2024). Tracking procedural justice in stop and search pedestrian encounters with police body-camera records. Policing: A Journal of Policy and Practice, 18. https://doi.org/10.1093/police/paae074

Birken, S. A., Bunger, A. C., Powell, B. J., Turner, K., Clary, A. S., Klaman, S. L., Yu, Y., Whitaker, D. J., Self, S. R., Rostad, W. L., Chatham, J. R. S., Kirk, M. A., Shea, C. M., Haines, E., & Weiner, B. J. (2017). Organizational theory for dissemination and implementation research. Implementation Science, 12(1), 1–15. https://doi.org/10.1186/s13012-017-0592-x

Bradford, B. (2026). Research on public trust and police legitimacy: where next, and why? Evidence Base, 1(1). https://doi.org/10.1080/30679125.2025.2608830

Campbell, J. W. (2023). Public Participation and Trust in Government: Results From a Vignette Experiment. Journal of Policy Studies, 38(2), 23–31. https://doi.org/10.52372/jps38203

Cantarelli, P., Belle, N., & Hall, J. L. (2023). Information use in public administration and policy decision‐making: A research synthesis. Public Administration Review, 83(6), 1667–1686. https://doi.org/10.1111/puar.13735

Dewi, E. N., Roza, D., & Mulyawan, F. (2026). Efektivitas Penegakan Peraturan Daerah oleh Satpol PP Terhadap Penertiban Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Solok. Unes Journal of Swara Justisia, 9(4), 764–771. https://doi.org/10.31933/t33njf37

Dvir, R., Liu, X., & Vedlitz, A. (2024). Exploring public participation modes in government: The case of infrastructure policies. Public Management Review, 26(10), 2754–2775. https://doi.org/10.1080/14719037.2023.2196550

Fahmi, F. A., Rozie, A., & Jalaludin, S. (2022). Kinerja Satuan Polisi pamong Praja Dalam Penertiban Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Kampar. Jurnal Tatapamong, 1–14. https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v4i1.2445

Grimmelikhuijsen, S., Aleksovska, M., van Erp, J., Gilad, S., Maman, L., Bach, T., Kappler, M., Van Dooren, W., Schomaker, R. M., & Houlberg Salomonsen, H. (2025). Does enforcement style influence citizen trust in regulatory agencies? An experiment in six countries. Journal of Public Administration Research and Theory, 35(1), 29–44. https://doi.org/10.1093/jopart/muae018

Grimmelikhuijsen, S., de Vries, F., & Bouwman, R. (2024). Regulators as Guardians of Trust? The Contingent and Modest Positive Effect of Targeted Transparency on Citizen Trust in Regulated Sectors. Journal of Public Administration Research and Theory, 34(1), 136–149. https://doi.org/10.1093/jopart/muad010

Hofer, K., Wicki, M., & Kaufmann, D. (2024). Public support for participation in local development. World Development, 178, 106569. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2024.106569

Hofstra, R., & Edelenbos, J. (2026). What to do with the outputs from public participation? Conceptualising and explaining responsiveness of civil servants. Local Government Studies, 52(2), 223–251. https://doi.org/10.1080/03003930.2025.2459417

Junaedi, G. S. (2022). Peran Satuan Polisi Pamong Praja Dalam Penegakan Peraturan Daerah di Kabupaten Sukabumi. Jurnal Tatapamong, 4(2), 102–112. https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v4i2.2589

Kim, S. H., Ra, K. H., Lee, S. H., & Lee, D. S. (2024). Does citizen opinion matter? An analysis of police officers’ support for democratic policing in South Korea. Policing: An International Journal, 47(2), 230–244. https://doi.org/10.1108/PIJPSM-09-2023-0112

Kuen, K. (2024). Reassessing the process-based model: Do procedural justice and police legitimacy lead to reporting neighborhood problems to the police over time? Journal of Criminal Justice, 95, 102290. https://doi.org/10.1016/j.jcrimjus.2024.102290

Lawan, A. A., & Henttonen, P. (2025). Leveraging records management to enhance governance: insights from anti-corruption practitioners. Journal of Contemporary African Studies, 43(3), 441–455. https://doi.org/10.1080/02589001.2025.2581308

Lee, S., & Esteve, M. (2023). What drives the perceived legitimacy of collaborative governance? An experimental study. Public Management Review, 25(8), 1517–1538. https://doi.org/10.1080/14719037.2022.2026692

Park, S., & Cho, Y. J. (2025). Authority vs. incentives: examining the effects of policy tools on municipal solid waste policy performance in South Korea. Journal of Public Policy, 45(2), 349–371. https://doi.org/10.1017/S0143814X25000091

Pratomo, H., Tendean, N. R. ., & Utama, L. S. (2022). Peran Satpol PP dalam Penertiban Minuman Beralkohol di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Jurnal Tatapamong, 56–69. https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v4i1.2451

Putri, A. M., & Rahman, A. (2023). Pengawasan Penertiban Pemasangan Reklame oleh Satuan Polisi Pamong Praja di Kabupaten Kampar. Jurnal Tatapamong, 1–24. https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v5i1.3283

Rahmadanita, A., & Nurrahman, A. (2022). Penyelenggaraan Fungsi Pemeliharaan Ketenteraman dan Ketertiban Umum oleh Satuan polisi Pamong Praja di Kota Bogor. Jurnal Tatapamong, 113–127. https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v4i2.3014

Rebuglio, M., Ottaviani, F. M., & De Marco, A. (2026). Recordkeeping for project management information system in public procurement: an action research. Records Management Journal, 36(1), 1–18. https://doi.org/10.1108/RMJ-10-2023-0052

Rizal, A., Rukmana, M. G., & Jalaludin, S. (2022). Peran Satpol PP dalam Menegakkan Adaptasi Kebiasaan baru di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Jurnal Tatapamong, 35–55. https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v4i1.2436

Simanjuntak, N., & Pratama, R. A. (2025). Quo Vadis Polisi Pamong Praja di NKRI Dibutuhkan atau Nisbi. Jurnal Tatapamong, 58–76. https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v7i1.4678

Sukmawan, Y. A., & Damayanti, D. (2025). Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris sebagai Strategi Penguatan Perspektif Kajian Ilmu Hukum. Notary Law Journal, 4(3), 190–205. https://doi.org/https://doi.org/10.32801/nolaj.v4i3.116

Tiar, K. (2022). Peranan Satpol PP dalam Menegakkan Peraturan Daerah Tentang Pelarangan Minuman Alkohol di Kabupaten Indramayu. Jurnal Tatapamong, 128–142. https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v4i2.2757

Torres-Sandoval, A. J., Tavera-Cortés, M. E., Acevedo-Ortiz, M. A., & Ortiz-Hernández, Y. D. (2025). Transparency, Governance, and Public Service Management: Challenges of Citizen Participation in Ecatepec de Morelos. Administrative Sciences, 15(4), 144. https://doi.org/10.3390/admsci15040144

Wang, Q., & Guan, Z. (2023). Can Sunlight Disperse Mistrust? A Meta-Analysis of the Effect of Transparency on Citizens’ Trust in Government. Journal of Public Administration Research and Theory, 33(3), 453–467. https://doi.org/10.1093/jopart/muac040

Wiraguna, S. A. (2024). Metode Normatif dan Empiris dalam Penelitian Hukum: Studi Eksploratif di Indonesia. Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan Dan Hukum, 3(3). https://doi.org/10.59818/jps.v3i3.1390

Yang, C., Gu, M., & Albitar, K. (2024). Government in the digital age: Exploring the impact of digital transformation on governmental efficiency. Technological Forecasting and Social Change, 208, 123722. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2024.123722

Published

2026-08-24

How to Cite

Telaumbanua, Y., Maileni, D. A., Bhakti, R. T. A., & Rabu, R. (2026). Upaya Preventif Satpol PP dalam Menekan Pelanggaran Peraturan Daerah yang Berpotensi Tindak Pidana di Kota Batam. Jurnal Pendidikan Siber Nusantara, 4(3), 620–631. https://doi.org/10.38035/jpsn.v4i3.793