Literasi Keuangan di Era Social Commerce: Kajian Literatur tentang TikTok Live Streaming, Scarcity, Double Date Discount, dan Impulsive Buying melalui Kerangka Stimulus–Organism–Response
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpd.v4i4.836Keywords:
Literasi keuangan, TikTok live streaming commerce, scarcity, double date discount, impulsive buyingAbstract
Perkembangan social commerce telah mengubah pola konsumsi konsumen melalui integrasi media sosial, hiburan, dan transaksi digital. Sebagai salah satu bentuk live streaming commerce, TikTok Live menawarkan pengalaman belanja yang sangat interaktif sehingga meningkatkan keterlibatan konsumen sekaligus mendorong pembelian impulsif. Di sisi lain, strategi pemasaran yang memanfaatkan scarcity dan diskon “double date” (misalnya 11.11, 12.12) semakin memperkuat dorongan emosional konsumen untuk melakukan pembelian secara cepat. Namun demikian, respons konsumen terhadap berbagai stimulus pemasaran tersebut tidak selalu sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana TikTok live streaming commerce, scarcity, dan double date discount—sebagai stimulus—memengaruhi impulsive buying, dengan literasi keuangan sebagai karakteristik individu yang memoderasi proses tersebut dalam kerangka Stimulus–Organism–Response (SOR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur dengan menganalisis artikel ilmiah, buku, dan laporan dari lembaga internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa karakteristik live streaming, persepsi scarcity, dan promosi double date discount meningkatkan tekanan psikologis, antusiasme, fear of missing out (FoMO), dan shopping excitement, yang semuanya mendorong terjadinya impulsive buying. Sebaliknya, literasi keuangan berperan sebagai mekanisme kontrol yang meningkatkan kemampuan konsumen dalam mengevaluasi informasi, mempertimbangkan kebutuhan, dan mengendalikan perilaku konsumsi, sehingga memperlemah dampak stimulus pemasaran terhadap pembelian impulsif. Kebaruan (novelty) temuan ini memperluas penerapan teori SOR dengan memosisikan literasi keuangan sebagai karakteristik internal yang memengaruhi cara konsumen menginterpretasikan stimulus pemasaran digital. Lebih lanjut, penelitian ini memberikan kontribusi bagi literatur behavioral finance dengan menegaskan pentingnya literasi keuangan dalam mendorong pengambilan keputusan konsumsi yang lebih rasional di era social commerce
References
Adyantari, A., et al. (2025). FoMO dan live-stream shopping terhadap impulsive buying. Journal of Consumer Behavior.
Aggarwal, P., Jun, S. Y., & Huh, J. H. (2011). Scarcity messages. Journal of Advertising, 40(3), 19–30.
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Andika, R., et al. (2023). Social presence dan impulsive buying pada live commerce. Jurnal Pemasaran Digital.
Arofah, A. E., et al. (2022). Financial literacy dan impulsive buying pada marketplace. Jurnal Keuangan dan Perbankan.
Bank Indonesia. (2024). Laporan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah. Jakarta: Bank Indonesia.
Beatty, S. E., & Ferrell, M. E. (1998). Impulse buying: Modeling its precursors. Journal of Retailing, 74(2), 169–191.
Cialdini, R. B. (2009). Influence: Science and Practice (5th ed.). Pearson Education.
DataReportal. (2025). Digital 2025: Indonesia. datareportal.com.
e-Conomy SEA. (2024). e-Conomy SEA 2024 Report. Google, Temasek & Bain & Company.
Fernandes, D., Lynch, J. G., & Netemeyer, R. G. (2014). Financial literacy, financial education, and downstream financial behaviors. Management Science, 60(8), 1861–1883.
Huo, C., et al. (2023). Live streaming characteristics, flow experience, and impulsive buying. Journal of Retailing and Consumer Services.
Huston, S. J. (2010). Measuring financial literacy. Journal of Consumer Affairs, 44(2), 296–316.
Jacoby, J. (2002). Stimulus-organism-response reconsidered. Journal of Consumer Psychology, 12(1), 51–57.
Kahneman, D., & Tversky, A. (1979). Prospect theory. Econometrica, 47(2), 263–291.
Liao, S., et al. (2022). Online shopping festival and impulsive buying. Electronic Commerce Research and Applications.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
Lynn, M. (1991). Scarcity effects on value. Psychology & Marketing, 8(1), 43–57.
Mehrabian, A., & Russell, J. A. (1974). An Approach to Environmental Psychology. MIT Press.
Momentum Works. (2024). Navigating the E-Commerce Landscape in Southeast Asia. momentumworks.com.
OECD. (2020). OECD/INFE 2020 International Survey of Adult Financial Literacy. Paris: OECD Publishing.
OJK. (2024). Laporan Perkembangan Keuangan Digital. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.
OJK. (2025). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025. Jakarta: OJK.
Parsad, C., et al. (2023). Psychological experiences during live streaming and purchase decisions. Journal of Business Research.
Qu, X., et al. (2023). Scarcity, anticipated emotion, and impulsive buying in live streaming. Computers in Human Behavior.
Rook, D. W. (1987). The buying impulse. Journal of Consumer Research, 14(2), 189–199.
Rosada, N., et al. (2025). Interaktivitas TikTok Live, perceived enjoyment, dan impulsive buying. Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital.
Sofi, N. A., & Waskito, J. (2025). Product scarcity, promotional incentives, social presence, dan impulsive buying. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital.
Statista. (2024). E-Commerce in Southeast Asia: Shopping Campaigns and GMV Data. statista.com.
Sunanto, S. (2024). Karakteristik TikTok Live, trust, flow experience, dan impulsive buying di Indonesia. Asian Journal of Business Research.
Thaler, R. H. (1999). Mental accounting matters. Journal of Behavioral Decision Making, 12(3), 183–206.
We Are Social & Meltwater. (2025). Digital 2025: Global Overview Report. wearesocial.com.
Wongkitrungrueng, A., & Assarut, N. (2020). The role of live streaming in building consumer trust and engagement. Journal of Strategic Marketing, 28(6), 510–525.
Xiao, J. J., & Porto, N. (2017). Financial education and financial satisfaction. International Journal of Bank Marketing, 35(5), 805–817.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riska Yustisiana, Bintang Andhyka, Wasi Widayadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JMPD berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JMPD.






















